Ploso.desa.id/ Kesenian ketoprak adalah seni pertunjukan teater tradisional dari tanah Jawa yang menggabungkan unsur drama, musik, tarian serta humor. Pertunjukan ini kini jarang digelar karena tergerus oleh perkembangan zaman. Namun seperti angin segar, Karangtaruna Glandang Jati Muda Desa Ploso berhasil menghadirkan kembali Pertunjukan Ketoprak "Sekar Budoyo" dengan lakon Damarwulan Winisuda sebagai penutup rangkaian acara 17 Agustus Desa Ploso tahun 2026.
Pertunjukan ini digelar di Lapangan Desa Ploso pada Sabtu malam tanggal (29/08/2026) pukul 20.00 WIB. Masyarakat sangat antusias dengan adanya pertunjukan ini, terlihat dari penuhnya lapangan Desa Ploso tempat digelarnya Pertunjukan Ketoprak. Bukan hanya orang tua saja yang antusias, anak-anak dan remaja juga turut senang karena untuk pertama kalinya mereka dapat menonton Pertunjukan Ketoprak di Lapangan Desa Ploso secara langsung bukan dari cerita orang tua atau kakek nenek mereka.
Pertunjukan Ketoprak dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Ploso, dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua panitia 17 Agustus Desa Ploso yakni Chrisdian Danang Marsovi, Persembahan penampilan tari kontemporer dari anggota panitia 17 Agustus Desa Ploso, dan diakhiri dengan penyalaan kembang api sebagai tanda penutupan acara 17 Agustus Desa Ploso.
Acara berlangsung hangat dan meriah, para warga baik dalam desa maupun luar desa mengaku terhibur dengan pagelaran Kesenian Ketoprak yang telah lama dirindukan. Gelaran ini menjadi ajang nostalgia para orang tua dan pengenalan budaya leluhur pada generasi muda. Selain itu dengan adanya acara ini dapat menggerakan roda perekonomian karena banyaknya stan UMKM yang tersedia di pinggiran lapangan.